.::. Galeh Aji Wedding Organizer .::.

Paket Pernikahan Yogyakarta || Paket Pernikahan Murah Yogyakarta

Menikah adalah suatu obsesi yang pasti muncul di benak pasangan yang sudah memiliki komitmen serius dalam hubungan mereka. Namun, pad...

Ragu Menjelang Pernikahan ??



Menikah adalah suatu obsesi yang pasti muncul di benak pasangan yang sudah memiliki komitmen serius dalam hubungan mereka. Namun, pada saat melangkah menuju tahapan lebih serius untuk mewujudkan komitmen yang telah terjaga itu, ada kalanya wanita merasa tidak yakin dengan pasangannya. Rasa ragu yang muncul menjelang hari pernikahan biasa dikenal dengan sebutan sindrom pranikah. Rasa ragu ini biasanya muncul akibat ujaran beberapa orang di sekitar. Bisa jadi kalimat tersebut sebetulnya hanyalah kalimat ringan yang ternyata memberikan dampak tidak biasa bagi wanita. Oleh sebab itu, Anda harus menjaga diri Anda agar tidak terpengaruh ujaran tersebut. Simak beberapa ujaran dan bagaimana cara menanggapinya.


"Jangan menikah!"

Apabila ada yang berkata seperti ini kepada Anda, jangan pernah Anda dengarkan! Mungkin mereka hanya tidak ingin melihat Anda bahagia. Ketika Anda dihadapkan dengan perkataan seperti ini, tetap berikan tanggapan yang positif. Alih-alih menunjukkan kemarahan Anda, sampaikan kepada mereka bahwa Anda sangat bersemangat untuk menikah dan tidak sabar untuk menunjukkan kepada dunia betapa besar cinta yang Anda dan pasangan Anda miliki. Anda juga bisa menambahkan bahwa banyak hal yang membuat Anda ingin segera bersatu dengan pasangan Anda.



"Dekorasinya yang bagus ya."

Hal ini acap kali didengar oleh calon pasangan pengantin ketika sedang mengurus persiapan pernikahan. Menanggapi hal ini, Anda harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai selera yang berbeda, begitu pula untuk masalah dekorasi. Yang akan menjalani prosesi pernikahan ini adalah Anda bersama pasangan. Oleh sebab itu, dekorasi yang digunakan haruslah dekorasi yang Anda berdua sukai.



"Menikah ya? Bikin repot!"

Mengurus segala hal tentang pernikahan memang rumit, menguras tenaga, dan menguras perhatian banyak pihak. Kemungkinan besar pernikahan Anda nantinya akan dianggap sebagai suatu hal yang cukup merepotkan. Penentuan tanggal yang tidak pas dengan kondisi beberapa anggota keluarga lainnya juga bisa menimbulkan masalah baru. Intinya, jangan sampai membuat anggota keluarga lain merasa tidak nyaman dengan diadakannya pernikahan Anda. Kalau memang mereka tidak bisa hadir dalam acara pernikahan Anda, jangan menunjukkan sikap yang kurang sopan.



"Pernikahan selalu mahal."

Banyak sekali hal yang harus Anda tebus untuk sebuah pernikahan. Souvenir, pakaian, harga cincin, katering, sewa gedung, biaya bulan madu, dan lain sebagainya adalah contoh beberapa hal yang paling tidak harus Anda masukkan ke dalam daftar biaya pernikahan. Bersiaplah menghadapi pertanyaan seputar berapa jumlah uang yang Anda habiskan untuk pernikahan Anda. Jawablah dengan bijak dan ramah karena ini pertanyaan yang lumrah dilontarkan menjelang sebuah prosesi pernikahan.


Bagi Anda yang masih saja pusing dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tidak mengenakkan terkait pernikahan, kuncinya adalah tetap sabar dan ramah ketika menjawabnya. Bagaimanapun, pertanyaan itu hanyalah pertanyaan sesaat atau bahkan hanya pertanyaan iseng yang mendadak terlintas di benak mereka. Jangan jadikan ini alasan untuk membuat mood menikah Anda berkurang ya.


Sumber : Vemale

Ketika hari besar itu semakin dekat, tiba-tiba muncul keraguan dalam diri Anda. Itu wajar saja, karena akan ada perubahan besar ya...

Menepis Keraguan Sebelum Menikah




Ketika hari besar itu semakin dekat, tiba-tiba muncul keraguan dalam diri Anda. Itu wajar saja, karena akan ada perubahan besar yang akan terjadi.

Namun, apabila keraguan itu tidak kunjung hilang dari pikiran Anda, sebaiknya lakukanlah langkah-langkah berikut ini untuk meyakinkan diri melangkah ke pelaminan, dilansir dari situs Getwed.

Curhat ke Orang Terdekat

Ceritakan keraguan Anda kepada teman atau kerabat dekat sebelum mengambil tindakan yang mungkin Anda selali nantinya Jika hal itu tidak cukup, komunikasikahlah kepada pasangan. Utarakan hal tersebut jauh hari sebelum pernikahan, dan Anda harus mempersiapkan diri untuk menerima reaksi dari si dia.


Jujurlah Terhadap Diri Sendiri

"Apakah ini yang saya inginkan?" Mungkin selama ini Anda terbuai indahnya lamaran atau persiapan pernikahan yang sangat menyita waktu, sehingga memunculkan keraguan didetik-detik menjelang pernikahan. Jujurlah terhadap diri sendiri dan pasangan. Bicarakan dengannya apa yang Anda rasakan. Pernikahan bukan hanya untuk menyenangkan orangtua atau pasangan, tetapi Anda perlu memastikan diri untuk komitmen besar ini.


Datang ke Psikolog Pernikahan

Mintalah saran ketika Anda merasa ragu. Datang ke konselor atau psikolog pernikahan merupakan tempat yang tepat, karena mereka pihak yang netral dan dapat memberikan saran dan bimbingan secara profesional. Saran yang diterima akan membantu Anda dalam mengambil keputusan yang tepat. Jangan mengambil keputusan dalam keraguan karena akan berdampak buruk untuk kehidupan Anda selanjutnya.

Temukan Alasan Menikah

Berada dalam hubungan yang sudah cukup lama dapat mengaburkan alasan kenapa Anda bersedia menikah dengan pasangan. Jangan menikah dengan alasan bahwa pernikahan adalah keharusan karena sudah berpacaran lama. Pernikahan harus didasari cinta dan komitmen, ini akan mengilangkan keraguan dalam diri Anda.

Istirahat Sejenak

Persiapan pernikahan yang menguras tenaga dan waktu dapat membuat Anda merasa jauh dari pasangan, yang kemudian memunculkan kembimbangan untuk menikah. Kosongkahlah jadwal Anda dari persiapan pernikahan dalam seminggu dan pergilah dengan pasangan ketempat pertama kali bertemu, atau hanya sekadar mengunjungi tempat spa yang sudah lama tidak Anda lakukan.


Ambil Keputusan yang Terbaik

Jika ternyata yang Anda rasakan lebih dari sekadar keraguan, maka ambillah keputusan yang terbaik. Lebih cepat lebih baik. Jika Anda serius ingin membatalkan pernikahan maka persiapkanlah segalanya, seperti pembatalan acara, katering, band dan yang paling berat adalah memberitahukan kepada para tamu undangan.