.::. Galeh Aji Wedding Organizer .::.

Paket Pernikahan Yogyakarta || Paket Pernikahan Murah Yogyakarta

Tidak semua pasangan baru menikah bisa menikmati indahnya perkawinan di rumah sendiri. Tradisi atau juga faktor ekonomi kadang menghar...

Hidup Harmonis dengan Mertua


Tidak semua pasangan baru menikah bisa menikmati indahnya perkawinan di rumah sendiri. Tradisi atau juga faktor ekonomi kadang mengharuskan pasangan baru tinggal dulu di rumah mertua. 

Banyak perempuan kemudian memiliki perasaan yang bercampur soal tinggal dengan mertua. Mereka sudah merasa dari awal tidak mungkin hidup dengan mertua.

Pola pikir seperti namun salah besar. Jika Anda tahu cara yang tepat untuk tinggal bersama mertua, pasangan justru bisa mengambil manfaat besar. 

Triknya adalah dengan mau mengadaptasi diri terhadap sejumlah hal mendasar. Pada dasarnya tidak ada orang yang tidak pernah baik atau selalu jahat. 

Berikut beberapa tips yang bisa dipraktikkan agar tinggal dengan mertua tak menjadi masalah :

- Bersikap wajar 

Mertua tidak berasal dari Mars atau Venus. Mereka juga makhluk normal seperti Anda. Jika Anda bersikap normal, maka mertua pun tidak memiliki alasan untuk memulai konflik yang tidak perlu. 

- Jangan posesif

Jangan kuasai suami secara penuh, atau rumah tempat tinggal. Mertua pasalnya akan merasa kecewa jika Anda menguasai sepenuhnya waktu suami. Bagaimana pun suami adalah anak mertua. 

- Bicara tegas

Bicara dengan tegas tapi dengan cara yang sopan. Anda perlu mengkomunikasikan dengan jelas apa yang ada di dalam pikiran. Lakukan secara sopan dan lembut agar tak ada yang tersinggung. 

- Jangan tunjukkan perbedaan

Jangan tunjukkan perbedaan dengan pasangan. Memang alami bagi suami istri untuk bertengkat. Mertua tapi tidak perlu tahu soal itu. Sebab, mertua hanya akan ikut campur dan menyebabkan masalah jadi tambah pelik. 

- Kuncinya diplomasi

Tak semua hal perlu dipaparkan secara jujur. Kadang, Anda harus menelan kenyataan yang pahit dan bersikap diplomatis agar tidak melukai mertua atau pasangan. Pengorbanan kadang diperlukan agar bisa hidup dengan mertua dalam damai. 

- Manfaat

Hidup dengan mertua tak hanya sebatas pengorbanan. Manfaatnya ada banyak. Mertua biasanya akan merawat rumah ketika Anda pergi ke kantor, anak-anak juga ditemani orang yang terpercaya yaitu kakek neneknya. Pikirkan hal positifnya ketika Anda sedang tak betah tinggal bersama mertua. 

- Diam adalah emas

Belajar untuk diam ketika Anda sedang sangat marah. Kata-kata memang selalu bisa ditarik kembali, tapi diam sama dengan mengutarakan ribuan kata. 

- Pecahkan masalah bersama

Anda perlu membuat mertua merasa seperti bagian dari keluarga. Libatkan mereka dalam keputusan terkait rumah dan keluarga.

Sumber : Republika

Untuk bisa memiliki sebuah rumah tangga yang tentram dan harmonis, maka kita dan suami harus bisa bekerja sama dan mampu berkomunika...

Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Istri



Untuk bisa memiliki sebuah rumah tangga yang tentram dan harmonis, maka kita dan suami harus bisa bekerja sama dan mampu berkomunikasi dengan harmonis antara kita dan suami. Jika rumah tangga kita dan suami retak, maka bagaimanapun juga kita tidak bisa hanya menyalahkan salah satu pihak saja, karena pada dasarnya rumah tangga bagaikan sebuah menara yang bisa berdiri karena ada kerja sama didalamnya.

Maka dari itulah, keduanya, baik kita ataupun suami harus tahu tanggung jawab maisng-masing supaya mampu untuk menjaga menara tersebut agar tetap berdiri tegak dan kokoh sampai akhir usia kita dan suami nanti. Seperti yang dikutip dari YourTango.com, berikut ini beberapa kesalahan istri yang kerap membuat rumahtangganya menjadi retak.

Lupa Pernah Jadi Pacar

Ketika menjadi pacar, kebanyakan wanita kerap memanjakan dan menyanjung pasangannya tersebut. Tetapi sayangnya hal seperti itu akan pudar seiring dengan usia pernikahan yang bertambah, kesibukan rumah tangga dan lain-lain. Akhirnya justru pria akan menjadi kurang diperhatikan dan kurang dimanjakan oleh kita . Hal secara perlahan akan menjadi beban bagi pria, dan akhirnya kejenuhan tidak bisa ditolak lagi, maka tidak heran jika pria akan mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan kasih sayang dan perhatian dari orang lain, dan biasanya selingkuh akan menjadi pilihannya.


Sering Ngomel

Sering tanpa disadari, ternyata justru kesalahan kecil inilah yang sering memicu keretakan rumah tangga kita dan suami. Kebanyakan pria sangat suka bertualang dan sangat cinta dengan kebebasan, maka pada akhirnya dia akan merasa jenuh jika setiap hari disambut dengan omelan sang istri. Dan hal ini akan lebih memuncak di saat fisik sudah lelah usai bekerja seharian, tidak heran apabila pertengkaran menjadi lebih sering mengisi rumah tangga kita dan suami.


Mengabaikan Pentingnya Seks

Bagaimanapun juga wanita tidak boleh melupakan pentingnya seks dalam kehidupan rumah tangga. Hubungan seks sendiri merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi. Apabila hal-hal tersebut selalu tidak tercukupi, maka biasanya rumah tangga akan lebih jauh dari kata harmonis.


Kehilangan Passion

Harus diakui bahwa hidup ini tidak hanya berhenti dari menjadi seorang istri dan nantinya akan menjadi seorang ibu. Sekalipun saat ini kita telah menjadi istri, tetapi kita harus tetap mempunyai sebuah mimpi yang ingin diraih, baik itu mimpi pribadi atau mimpi bersama suami. Mungkin adalah hal ini tidak harus dalam hal karier perkantoran saja, tetapi kita harus bisa menciptakan sendiri passionnya sekalipun dia merupakan seorang ibu rumah tangga.


Menjadi Sosok Pasif

Wanita akan cenderung pasif di ranjang ketika merasa bahwa hubungan seksnya sudah tidak berkualitas lagi. Padahal, kualitas hubungan seks itu sangat penting untuk menjaga hubungan tetap hangat dan harmonis. Kita  tidak harus menunggu suami yang mengambil inisiatif dalam permainan ranjang ini, justru istri juga harus tahu betul kapan suami kita tersebut butuh butuh dilayani dan dibahagiakan dengan sentuhan erotis kita .